Sosok wanita yang berumur 43 tahun ini, bisa dikatakan sebagai “younger wannabe” dengan kesibukan yang dimilikinya tidak membuat wanita ini kehilangan semangat dalam berkegiatan. Mulai dari mengurus keluaraga, masyarakat, maupun karyawan di perusahaan yang ia pimpin.
Wanita yang memiliki nama lengkap Hendrawati lahir dipesisir selatan 16 mei 1968 ,bisa dijadikan panutan bagi mahasiswa, karena semangat darah muda yang dimilikinya mengantarkan wanita ini menjadi sosok perempuan panutan tidak hanya bagi para kaum wanita ,tetapi juga para kaum lelaki. Semangat yang ia tunjukkan kepada anak-anak muda ibarat semangat dan teriakan penonton pertandinagan sepakbola yang begitu menggebu-gebu. Dan semangat itu pun akan tertular kepada orang tua, kerena melihat kegesitan dan keuletan yang dimilikinya.
Kesibukan yang ia jalani hari demi hari telah menjadikan sosok wanita ini begitu fenomenal dilingkungannya mulai dari sebagai kadar posyandu,komting ibu-ibu PKK, kapalo arak ibu-ibu arisan, komandan pasukan anak-anak dalam rangka tujuh belas agustus, cerobong suara bagi masyarakat dalam acara pernikahan ataupun acara kematian dan acara-acara yang berbau sosial lainnya.telah mengantarkan wanita ini sebagai motor penggerak bagi masyarakatnya, bahkan bisa dikatakan bahwa ia telah mengurangi beban pekerjaan dari setiap aparat pemerintahan dilingkungan masyarakatnya, mulai dari ketua RT/RW, lurah, bahkan camat sekalipun. Wanita yang memiliki rabut ikal pendek ini juga dikenal sebagai ibu dan teman bagi anak-anak dilingkungannya. Tak jarang apabila ada berbagai macam kegiatan ibu yang akrab dipanggil ante En atau mama En ini tidak akan pernah terlupakan dan pasti akan selalu berdiri dibaris terdepan. Memililki 2 orang anak yang bernama Elgi Melati Sukmasyah dan Luthfi Sultansyah dan seorang suami yang bernama Syahril. tinggal di kompleks perumahan banuaran indah blok DD No 5. tak menyurutkan semangat dan menghentikan gerak langkah kaki dan tangan wanita ini dalam berkegiatan. meskipun sering mendapat cemoohan dan ejekan dari lingkungan sekitarnya,namun ia mampu terus menghadapinya, cemooh dan ejekan itu biasanya datang dari oaring-orang dilingkungannya yang tidak begitu peduli akan kegaiatan sosial, maka pendekatan secara personal dan pemahaman akan prilaku orang tersebut membuat wanita ini mampu mengahadapi segala tantangan dan hambatan itu, bahkan tak jarang ia mampu mengagandeng orang-orang tersebut dan ikut terjun langsung dalam kegiatan sosial.
Disamping memiliki sejuta kegiatan sosial, wanita ini juga memiliki pekerjaan sebagai seorang mandor disebuah perusahaan konveksi didaerah siteba kota padang. Hal yang begitu luar bisa yang dimiliki wanita ini adalah bahwa dukungan yang begitu besar dari keluaraga mulai dari ayah dan ibu suami serta anak-anaknya. Bekerja dengan penuh keikhlasan dan tanpa pamrih adalah modal dasar bagi wanita ini dalam mengaruhi kehidupannya didalam masyarakat. Walaupun terlahir sebagai anak bungsu tak membuat wanita ini menjadi anak yang manja, ini terbukti disaat sekarang ia mampu berdiri dan berbuat diatas kaki dan tangannya sendiri. Dan menjadi sosok yang begitu ditunggu kehadirannya, kerena sosoknya begitu ramah terhadap semua orang yang taidak memandang umur, jenis kelamin bahkan jabatan. Semuanya sama di mata wanita ini.
Bagi mahasiswa ini adalah contoh bahwa dari hal kecil kita akan mampu menghasilkan sesuatu yang besar, tak perlu dihitung dan ditanya seberapa besar yang kita dapatkan tapi sadarilah seberapa besar yang telah kita berikan kepada lingkungan masyarakat. keikhlasan dan kesungguhan adalah modal dasar bagi kita, yang akan membuat kita senantiasa diingat dan ditunggu kehadirannya dalam menciptakam masyarakat yang berkualitas dan menajdi sosok yang begitu mulia disisi Tuhan dan masyarakat.