masalah hati...bukan masalah kalian atau kamu...tapi masalah aku dan dia...
hati tak dapat dibohongi..karena hati adalah suara nyata dari seorang insan....memang ada kalanya suara hati tak bisa dijadikan pedoman karena selalu kalah dengan suara keegoisan yang muncul dalam diri kita.
aku tak pernah habis pikir disaat banyak orang...mencoba memberikan pengertian. maka,disaat itu pula aku akan merasa bahwa mereka seaakan mencoba untuk mengoyak apa yang menjadi pondisi bagi ku. biarpun ini agak sedikit bercorak egois..tapi ini adalah suara hati ku. bukan maksud untuk tidak menghargai setiap suara egois yang muncul dari segala penjuru mata angin..asal tau aja suara egois ini tak hanya muncul dalam diri..tapi orang lain pun bisa untuk mengeluarkannya. ibarat rayap yang senantiasa menggerogoti setiap relung kayu yang mereka tempati.setelah itu mereka akan puas tertawa dengan senang riang gembira dan meninggalkan kayu yang telah lapuk itu.
aku mencoba berpikir real dengan semua kondisi ini.aku tau mau pula dianggap sebagai seorang yang "terbelakang", tapi kenapa kamu dan kalian tak pernah bisa mencoba untuk mengerti. karena rasa ini yang aku miliki.bukan, lantaran karena "asutan" atau "gombalan" dari seseorang. tapi rasa ini nyata. senyata jarum yang ditusukan kulit yang kemudian di beri tetesan asam pekat..sakitnya yang tidak kepalang.
tak mau berusaha menahan hati ini. tak mau pula dianggap, tak mampu menahan nafsu.. tapi aku sekali lagi mencoba untuk berpikir logis dan real bahwa aku adalah manusia yang memilik rasa juga.sama seperti kamu dan kalian.
biarpun aku telah berjanji tak pernah mencoba melakukan untuk berbuat "itu", tapi sekali lagi, apa salahnya untuk mengungkap dan mengaktualisasikan rasa yang aku punya. ibarat sebuag lukisan yang dipamerkan di sebuah pameran, hanya ingin melihatkan bahwa betapa ada nilainya itu yang terangkum dalam sebuah estitika yang indah, yang layak untuk mendapatkan apresiasi.
ku coba berpikir real dan logis karena itulah aku. dan aku bukan kamu dan kalian, tapi aku makhluk yang juga tahu bahwa tuhan itu ada, yang selalu mendekatkan diri kepada NYA
hati tak dapat dibohongi..karena hati adalah suara nyata dari seorang insan....memang ada kalanya suara hati tak bisa dijadikan pedoman karena selalu kalah dengan suara keegoisan yang muncul dalam diri kita.
aku tak pernah habis pikir disaat banyak orang...mencoba memberikan pengertian. maka,disaat itu pula aku akan merasa bahwa mereka seaakan mencoba untuk mengoyak apa yang menjadi pondisi bagi ku. biarpun ini agak sedikit bercorak egois..tapi ini adalah suara hati ku. bukan maksud untuk tidak menghargai setiap suara egois yang muncul dari segala penjuru mata angin..asal tau aja suara egois ini tak hanya muncul dalam diri..tapi orang lain pun bisa untuk mengeluarkannya. ibarat rayap yang senantiasa menggerogoti setiap relung kayu yang mereka tempati.setelah itu mereka akan puas tertawa dengan senang riang gembira dan meninggalkan kayu yang telah lapuk itu.
aku mencoba berpikir real dengan semua kondisi ini.aku tau mau pula dianggap sebagai seorang yang "terbelakang", tapi kenapa kamu dan kalian tak pernah bisa mencoba untuk mengerti. karena rasa ini yang aku miliki.bukan, lantaran karena "asutan" atau "gombalan" dari seseorang. tapi rasa ini nyata. senyata jarum yang ditusukan kulit yang kemudian di beri tetesan asam pekat..sakitnya yang tidak kepalang.
tak mau berusaha menahan hati ini. tak mau pula dianggap, tak mampu menahan nafsu.. tapi aku sekali lagi mencoba untuk berpikir logis dan real bahwa aku adalah manusia yang memilik rasa juga.sama seperti kamu dan kalian.
biarpun aku telah berjanji tak pernah mencoba melakukan untuk berbuat "itu", tapi sekali lagi, apa salahnya untuk mengungkap dan mengaktualisasikan rasa yang aku punya. ibarat sebuag lukisan yang dipamerkan di sebuah pameran, hanya ingin melihatkan bahwa betapa ada nilainya itu yang terangkum dalam sebuah estitika yang indah, yang layak untuk mendapatkan apresiasi.
ku coba berpikir real dan logis karena itulah aku. dan aku bukan kamu dan kalian, tapi aku makhluk yang juga tahu bahwa tuhan itu ada, yang selalu mendekatkan diri kepada NYA