Halaman

24 Juli 2012

menguak realistis dibalik kelogikaan part 1

Adakalanya setiap insan tak pernah mengerti, bahwa dalam mengarungi kehidupan banyak pertimbangan dan pemikiran yang mesti dilogikan.
Hujan tak akan membuat kita basah. Terik matahari tak selamanya membuat kita kepanasan. Dalam mengarungi kehidupan booming dan down senantiasa akan menjadi teman didalam setiap relung perjalanan.

Banyak nasehat. Banyak himbaun.Banyak harapan yang silih berganti datang mengisi setiap kekosongan hati yang terus mencari pembenaran.apakah ini layak? apakah ini tetap akan dilanjutkan? bagaiamanakah menawan hati biar tidak kebablasan? kapankan semua ini akan berakhir? bisakah aku tetap istiqomah? (baca tetap teguh pendirian). semua itu terus dan menerus menjadi bagian yang tak pernah terlepas dari pemikiran singkat ini.

Ketidaktetapan kadang-kadang telah merusak segi kelogikaan kita sebagai insan. malahan membuat kita tak mampu membaca siapa sebenarmya diri kita. apakah ini masih kita seutuhnya atau hanya kita sebagai bentuk wujud pola dari ketidaktetapan kita. Waktu terus berputar.berputar dari angka yang kecil ke angka yang besar. Tetapi pola pikir dan tingkah laku ini tak pernah bisa berubah. Ingin kembali normal dalam bingkaian yang tepat. Tapi, apa dikata semakin dicoba semakin besar hadangan yang datang untuk merenggangkan ini semua.
Keharmonisan hati adakah bisa membuat ini menjadi lebih baik? atau sebaliknya menjadi lebih luka?
semua itu ingin diungkapkan.tapi logika dan nurani selalu menentangnya.apalagi hati yang tak bisa untuk menerimanya.

Sabarkan hati ini.kembalikan kelogikaan ini. luruskan sifat dan tingkah laku ini.

Senyum dan Semangat

1 komentar:

  1. aamiin....cemungut ttap istiqomah....:D
    bercita2lah utk mnjadi kekasih Allah SWT. krn Dia sangat dekat dilubuk hati org2 yg sabar....ujian bukanlah suatu rintang tp sebuah jalan menuju kpd kesempurnaan seorang insan. krn manusia adalah makhluk yg sempurna yg diciptakn oleh Sang khalik..diantara makhluk2 ciptaan Allah yg laennya...jdlah seperti ulat yg bermetamorfosis mjndi kupu2... jd capailah kesempurnaan itu...walaupun berbagai ujian dan cobaan di kemudian hari...

    BalasHapus